Thailand, sebuah negara kerajaan di Asia Tenggara, merupakan negara yang penuh dengan daya tarik eksotis. Banyak sekali yang dapat dinikmati di negeri yang dijuluki Negeri Gajah Putih ini, seperti kesenian, kebudayaan, hingga makanan. BangsaThailand dikenal sebagai bangsa yang ramah dan rendah hati, sehingga tidak mengherankan jika Thailand selalu menjadi salah satu destinasi pilihan bagi para wisatawan manca negara. Berikut ini adalah beberapa obyek wisata terpopuler di sana :
Wat Arun

photo by globalwanderings.co.uk
Wat Arun adalah kuil Budha yang terletak di Bangkok, ibukota Thailand. Dikenal juga dengan nama Kuil Fajar (Temple of Dawn), kuil ini merupakan salah satu ikon paling populer di Thailand.
Pada awalnya, kuil ini berdiri di suatu tempat bernama Tumbol Bangmakok, dengan nama Wat Mokok. Kemudian pada masa pemerintahan raja Rama I dipindahkan ke tepi barat sungai Chao Phraya. Sempat terbengkalai untuk waktu yang cukup lama, Wat Arun akhirnya direstorasi pada masa pemerintahan raja Rama II.
Bagian utama dari Wat Arun adalah prang (menara bergaya Khmer) tengah setinggi 250 kaki yang dihiasi dengan beragam warna porselen. Di keempat sudutnya terdapat prang kecil. Baik prang tengah maupun prang kecil dibangun pada masa pemerintahan raja Rama II, yaitu sekitar tahun 1809 – 1824. Di sana terdapat patung Budha berwarna hijau yang konon dibuat oleh raja Rama II dan di bagian dasar patung terkubur abu raja Rama II.
Keindahan Wat Arun dapat dinikmati sepenuhnya dari tepi sungai di seberangnya. Kuil ini tampak berkilauan pada siang hari dan tampak anggun pada dini hari dan senja.
Pasar terapung Pattaya

photo by pattayafloatingmarket.com
Salah satu pasar terapung terbesar di Thailand ini berada di Sukhumvit Road, sekitar dua kilometer dari Pattaya Underwater World. Menempati area sekitar 27 hektar, pasar terapung Pattya adalah sebuah obyek wisata yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan yang berlibur ke negeri gajah putih ini.
Dibuka pada November 2008 dengan lebih dari 100 kios, pasar terapung Pattya terbagi menjadi empat bagian yang masing-masing menyuguhkan atraksi dan tradisi yang mewakili keempat wilayah Thailand, yaitu Utara, Selatan, Tengah, dan Timur Laut. Barang-barang yang dijajakan pun sangat beragam, mulai dari makanan, buah-buahan, herbal, lukisan, kain sutra, ukiran, dan banyak lagi.
Selain menawarkan barang dagangan, pasar terapung ini juga menampilkan pertunjukan seni, antara lain tari-tarian dan olah raga tradisional. Untuk melengkapi pengalaman wisata di tempat ini, pengunjung dapat menyewa perahu danmenyusuri kanal-kanal sepanjang pasar ini. Selain menyaksikan aktivitas pinggir sungai, wisatawan juga dapat mengagumi keindahan arsitektur, tumbuhan-tumbuhan eksotis,dan jembatan-jembatan yang dilalui. Pasar terapung Pattya dibuka pukul 10 pagi hingga 11 malam setiap harinya.
Nong Nooch

photo by sicot.org
Inilah taman yang sangat terkenal di Thailand. Awalnya, pasangan suami istri Tansacha membeli 600 hektar tanah di lembah di provinsi Chonburi untuk dibangun menjadi perkebunan buah. Namun kemudian sang istri, Nongnooch Tansacha, mendapat inspirasi untuk membuat taman tropis.
Dikenal sebagai taman terbesar dan terindah di Asia Tenggara, taman Nongnooch menyajikan berbagai jenis tanaman hias yang dikelompokkan ke dalam beberapa taman tematik, di antaranya adalah :
• Taman topiari : tanaman-tanaman yang dibentuk sedemikian rupa dan berwarna unik membuat pengunjung merasa seperti berada di negeri dongeng
• Taman jaman batu : taman yang dihiasi dengan bebatuan besar membuat pengunjung merasa seperti berada di era menhir di Inggris
• Taman anggrek : menyuguhkan koleksi anggrek Thailand dalam jumlah besar. Perawatan yang sangat istimewa membuat para pengunjung dapat senantiasa menikmati beragam bunga anggrek yang sehat dan cantik
• Taman payung : taman yang dihiasi dengan payung bernuansa merah dan emas menjadikan taman palem dan cycads tampak lebih semarak dan menarik
Dibuka untuk umum pada 1980, taman Nongnooch juga terkenal akan pertunjukan budaya Thailand dan atraksi gajahnya. Sekurangnya 2.000 wisatawan mengunjungi taman ini setiap harinya.
Chao Phraya

photo by examiner.com
Chao Phraya berarti “sungai raja”. Sungai sepanjang kurang lebih 372 kilometer ini membelah kota Bangkok dari utara hingga selatan dan berakhir di teluk Thailand.
Setiap hari, sungai Chao Phraya tak pernah sepi. Siang hari sungai ini diramaikan oleh kapal-kapal pengangkut barang, sedangkan malam hari diramaikan oleh kapal-kapal wisata. Di sepanjang sungai terdapat banyak dermaga kecil dengan perahu-perahu yang siap mengangkut wisatawan. Para wisatawan dapat menyusuri sungai ini dan menikmati bangunan-bangunan legendaris seperti Wat Arun, Grand Palace, Wat Pho, dan Royal Boat House. Selain itu juga dapat melihat beberapa jembatan seperti jembatan Rama VI, jembatan Phra Pin-klao dekat Grand Palace, jembatan Rama VIII, jembatan Rama IX, dan jembatan Mega.
Hingga kini, sungai Chao Phraya merupakan sungai yang paling sering dimanfaatkan untuk transportasi pelbagai kendaraan seperti bis air, taksi air (longtails), dan kapal feri. Lebih dari 15 operator kapal beroperasi di sungai ini.
Jadwal wisata 4D/3N Bangkok – Pattaya : berangkat pada 30 Desember 2011.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Raptim Tours & Travel di nomor telepon atau alamat yang tercantum di website ini.